Thursday, November 11, 2010
Saturday, November 06, 2010
Parenting VS Childing?
Banyak yang bilang manusia semakin tua, kelakuannya akan balik seperti kanak-kanak. Namun, tentunya psikologinya sangat berbeda dengan kanak-kanak betulan. Dan kalo saya mah, tampaknya memang harus belajar banyak tentang hal ini, terutama mengenai pengendalian diri. Entah belajar di mana. Belum nemu.
Semoga Alloh memberikan kita kesempatan untuk berbakti secara tulus kepada mereka yang padanya kita selamanya berhutang kehidupan. Childing is no kidding.
Telepon Misterius
Bagaimana tidak?
Saat hari dan jam kerja, telepon dari no tak dikenal tentunya membangkitkan harapan panggilan tugas dari Gordon, bagi job Ranger seperti saya. Sedangkan di waktu-waktu yang eksotis, telepon dari no tak dikenal kadang membangkitkan kekhawatiran tersendiri atas berita keluarga/ kawan yang kurang mengenakkan.
Coba bayangkan, saat udah deg-degan dan mengucap salam, tau2 yang menjawab kita: "halo.. Saya pasha orange, dapatkan ringt..." bla bla bla bluuubz.. **oot! Langsung tak matiin aja.. Menjengkelkan! Masih mending kalo itu pasha langsung yang telpon dari hp nya. Da ini cuma rekaman.. Geram.. Udah gitu, makin sering aja ada panggilan anonoh macam ini.. Benar-benar deh harus protes -_-;
Blocked? Good!
akhirnya akun pesbuk saya kena blokir, kata bang efbe sih mungkin dalam beberapa jam atau beberapa hari. Kalau berlanjut, mungkin juga akan permanen.
Duh.
karena selalu 'berencana' mulu, akhirnya Alloh memaksaku melakukan yang seharusnya dilakukan ^^
Gud job
met puasa deh
Monday, October 11, 2010
Late Bloomer’s Wishes
Berilah aku pekerjaan yang sangat aku sukai,
Pekerjaan yang menggerakkan hasrat dan potensiku
Hingga selamanya aku tidak pernah merasa bekerja
Yaa Rabb, jangan beri aku ikatan pernikahan
Jadikanlah pernikahan dalam hidupku adalah pembebasan,
Pembebasan yang mempertemukan dua teman,
Teman bermain dan teman bertengkar,
Teman mencari ilmu dan teman bersaing amal,
Teman saat LPJ di hadapanMU kelak…
Hingga tak pernah kurasakan ikatan suci itu adalah beban
Yaa Rabb, jangan biarkan aku sekolah lagi,
Karena Engkau pasti akan memaksaku lulus,
Seperti sekarang..
Berilah padaku manfaat atas apa-apa yang telah Engkau beritahu,
Dan beritahukan padaku apa-apa yang bermanfaat bagiku,
Cukupkanlah itu sebagai modal untuk belajar sepanjang hayatku,
Hingga dunialah ruang kelasku,
Dan kematianlah prosesi wisudaku….
aamiiiiin
Karena Dia
Yaa Alloh, Rabbku..
Sudah lama sekali aku berniat memindahkan sms taushiyah-taushiyah itu ke dalam file word. Juga sudah lama sekali ingin menulis yang bermutu. Tapi selalu saja gagal. Bukan karena tidak ada alat. Juga bukan karena tak sempat. Tapi niat saja yang tak pernah bulat.
Ah.. ternyata rindu itu masih ada, tinggal rimpang kering di kandungan tanah hati. Kerinduanku untuk menulis lagi. Yang penting masih ada. Maka dia masih akan bisa meraup hujan dan bersemi kembali; musim ini lebih ramah bukan? Begitu yang aku yakini setelah membaca tulisan-tulisannya. Tulisannya yang serenyah dan senendang dahulu; dahulu waktu kami masih sama-sama muda (haha, sekarang aku masih muda dan beliau hmm, makin dewasa…? =p). Sang observer. Sang lone fighter. Membaca tulisannya berarti mengingatkanku pada diskusi-diskusi kami yang kadang ngalor ngidul tapi ada benang merahnya. Percakapan dua introvert dengan background super kontras mendekati tengah malam, kadang lewat pukul dua. Duh. Akan adakah hari-hari semacam itu lagi?
Membaca tulisannya juga mengingatkanku pada rasa haus yang selama ini selalu aku tekan; yang kalah oleh keinginan untuk sekedar hura-hura atau pura-pura. Membaca tulisannya mengingatkanku pada diriku sendiri. Mungkin ada sedikit ‘ruh’ku yang kutitipkan pada hembusan kata-kata dari jiwanya.
Oktober hari ke-enam, 2010. Hari Rabu yang kusukai.
Tribute untuk RA. Thank you =) Semoga engkau selalu tegar dan berbahagia. Peluk kangen. Keep it up, girl!
Friday, September 24, 2010
Pak MT Bilang...
Keluarga adalah karir terbaik.
Keluarga adalah tempat dibangunnya semua kualitas kepemimpinan hidup, yang sesungguhnya ditentukan oleh kualitas hati dari seorang Ibu, yang vital bagi pertumbuhan, perkembangan, dan keceriaan hati suami ...dan anak-anaknya.
Menjadi Ibu adalah karir yang paling mulia.
Sedang berusaha merenungkannya. Meski terbata. Begitulah. Saat orang-orang itu mulai bertanya; "Habis ini mau ngapain..?" , sedang jawaban terbaik saya adalah: MELANJUTKAN HIDUP, kawan!
Monday, August 02, 2010
Friday, July 23, 2010
Pendoa Sebelah Rumah
Malam masih selalu datang, tapi suara pendo'a itu menghilang.
Tak ada lagi yang menemaniku mengiris sunyi; engkaukah itu yang pergi di senja hari dan tak kan pernah kembali? Maafkan aku tak sempat berucap salam padamu: terima kasih sudah mengingatkanku akan nadi kehidupan. Semoga kebaikan juga selalu atasmu, di atas bumi dan di bawah bumi...