Thursday, September 04, 2008

Jaring dan Pemangsa Laba

Investasi di bidang IT yang cepat sekali berubah membuat saya penasaran: akankah tren warnet sama seperti wartel beberapa tahun terakhir ini yang tergulung oleh bisnis telekomunikasi nirkabel yang banting harga gila-gilaan?
Selalu ada kemungkinan ke arah sana, mengingat para pemain di bidang operator telekomunikasi sudah ngiler memasuki medan komunikasi data.
Sebut saja Telkomsel yang baru-baru ini melempar TELKOMSELFlash.
Juga AXIS yang sudah lama memasukkan free GPRS (*sekarang sudah bayar.. meski masih jauh lebih murah...*) sebagai salah satu menu promosi andalannya. Hm, saya sempat mampir ke AXIS gara-gara promo tersebut.

Akses net via Hape atau melalui provider seluler bukannya tanpa kendala. Terus terang, sebagai pengguna AS saya cukup kecewa dengan makin buruknya layanan AS akhir-akhir ini, meskipun dari segi tarif dan fitur memang makin menarik saja. Namun, apa gunanya fitur yang banyak jika tidak dapat diandalkan? Atau tarif murah yang ternyata jatuhnya boros juga? Apalagi untuk layanan data yang berukuran besar ala flash tersebut! Hm, curiga akan banyak 'bolongnya'.

Jika Anda berada di area bisnis ini, ada baiknya bersiap-siap sebelum kapal Anda mengalami benturan yang sebenarnya :)
Adalah bijaksana memperkirakan dan menyusun strategi model kafe net seperti apa yang akan survive lima tahun mendatang.. (*plus plus naon? free free naon?*)
Toh selalu ada celah yang tak bisa diisi oleh pesaing lainnya.

2 comments:

under_sixfeet said...

ga comment ceritanya, comment telkomnyet flash nya ajah ... grrr, ndak mutut, jaringan lelet, sering putus, endak di jawa endak di kalimantan. masih mending pakek indosat :D (duduk iklan lho) palagi sekarang ada paket unlimited e

KeCeBoNg said...

hihihihi.. sampe sekarang masih belum puas sama yang dari hape.. :D bukan salah operator, tapi salah hapenya, heuheu..