Wednesday, January 12, 2005
Jika Aku...
Yaa 4JJ1 ,
Jika kau bukan sebutir bintang di galaksi ini
Maka jadikanlah kedua mataku
Bintang yang memancarkan sinar
Kebenaran..
Keimanan..
Bagi sebanyak banyak manusia..
Yaa Rabb,
Ingatkanlah aku di kala gembira…
Ada adzabMu di Sana
Isilah kekosongan kalbu Hamba dengan AsmaMu
Agar saat duka merubungku ..
Aku tak terlalu malu
Untuk mengetuk pintumu
Yaa Habiib ,
Aku adalah hambaMu
Yang seharusnya mengabdi hanya padaMu
MAKA RENDAM AKU
Dalam lautan cintaMu..
Agar luruh ..
Segala kesombongan
Semua keangkuhan
Yang bercokol di hati ini
Amin
Jika Aku...
Yaa 4JJ1 ,
Jika kau bukan sebutir bintang di galaksi ini
Maka jadikanlah kedua mataku
Bintang yang memancarkan sinar
Kebenaran..
Keimanan..
Bagi sebanyak banyak manusia..
Yaa Rabb,
Ingatkanlah aku di kala gembira…
Ada adzabMu di Sana
Isilah kekosongan kalbu Hamba dengan AsmaMu
Agar saat duka merubungku ..
Aku tak terlalu malu
Untuk mengetuk pintumu
Yaa Habiib ,
Aku adalah hambaMu
Yang seharusnya mengabdi hanya padaMu
MAKA RENDAM AKU
Dalam lautan cintaMu..
Agar luruh ..
Segala kesombongan
Semua keangkuhan
Yang bercokol di hati ini
Amin
Betapa Alloh
Betapa Alloh sangat menyayangiku..
seribu kali aku jatuh,
seribu satu kali Dia membuatku terbangun
seribu kali aku jatuh,
seribu satu kali Dia membuatku terbangun
Saturday, December 18, 200410:45:19 PM
Saturday, December 18, 200410:45:19 PM
Buka-buka lagi catatan-catatan tua. Dan aku pun terkejut dengan perbedaan yang mungkin telah menjelma. Ah.. kadang aku tak bisa mengerti, rasanya tak percaya dulu pernah sekecil adik-adik ‘Ainan. Ow... ow… J
Thursday, January 06, 2005
And here we are!
January 2005!!!
Ah betapa cepatnya
Buka-buka lagi catatan-catatan tua. Dan aku pun terkejut dengan perbedaan yang mungkin telah menjelma. Ah.. kadang aku tak bisa mengerti, rasanya tak percaya dulu pernah sekecil adik-adik ‘Ainan. Ow... ow… J
Thursday, January 06, 2005
And here we are!
January 2005!!!
Ah betapa cepatnya
: bidadariku
: bidadariku
jangan berhenti, dindaku!
Demi malam-malam kita yang panjang
Dan rembulan kita yang selalu purnama
Meski esok kepal ini tinju langit penghabisan
Jangan berhenti dinda
Ukir sajak-sajak kita
Di tiap jengkal kafiyeh kita
Kafiyeh ini bumi kita
Penampung tetes darah mulia
Dinda,
Tanganku akan lebih panjang dari jarak bintang-bintang
Lalu air matamu biar mengkristal
Pantang menetesi jagad kita
Kita bangun gerbang jannah-Nya!
Dinda,
janji ditunai ditagihNya
pedang mencium nadi
nadi mencari nadi
terbanglah dinda, duhai..
tunggu aku di gerbang kita!
jangan berhenti, dindaku!
Demi malam-malam kita yang panjang
Dan rembulan kita yang selalu purnama
Meski esok kepal ini tinju langit penghabisan
Jangan berhenti dinda
Ukir sajak-sajak kita
Di tiap jengkal kafiyeh kita
Kafiyeh ini bumi kita
Penampung tetes darah mulia
Dinda,
Tanganku akan lebih panjang dari jarak bintang-bintang
Lalu air matamu biar mengkristal
Pantang menetesi jagad kita
Kita bangun gerbang jannah-Nya!
Dinda,
janji ditunai ditagihNya
pedang mencium nadi
nadi mencari nadi
terbanglah dinda, duhai..
tunggu aku di gerbang kita!
Sebuah Catatan Kecil
Ya 4JJ1 … Do’aku Pagi Ini….
Semoga waktu berlari lebih cepat hari-hari ini..
Agar aku tak punya waktu untuk khawatir..
Agar aku tak sempat merasa sempit..
Ya 4JJ1 ..
Lapangkanlah hatiku…
Robbi … isrohli sodri…
Tampakkan cakrawala kesyukuran…
Luas membentang…
Ya 4JJ1 ..
Pasungan kilau dunia ini..
Halaulah dari qolbuku…
Biar futuh…
Semesta …
Di hadapan keagunganMu
Ya 4JJ1…
Butakan mataku ..
Dari kilap kencana…
Bukakan mataku...
Pada dzikir bintang-bintang…
Juga tasbih bebatuan…
Ya 4JJ1 …
Perkenankan do’aku…
Gerimis Ibu
Gerimis Ibu
Yang melembabkan pipi bulan Desember
Hati jadi layu, beku
Aku tergugu
Mencari gerimis milik ibu
Tiada kawan tahu
Aku merajuk
Tapi dia tak datang juga
Yang melembabkan pipi bulan Desember
Hati jadi layu, beku
Aku tergugu
Mencari gerimis milik ibu
Tiada kawan tahu
Aku merajuk
Tapi dia tak datang juga
Monday, January 03, 2005
Lalu Rambulan Separuh Tersenyum Padaku ...
Januari Tiga, ....
Menyapa alam terbuka
salammu terserak pada semesta
cintaMu yang .....
tak berhingga
malam jelang
bintang kirim seutas sayang
menyimpulkan senyum bulan:
Dia Maha Sayang
Menyapa alam terbuka
salammu terserak pada semesta
cintaMu yang .....
tak berhingga
malam jelang
bintang kirim seutas sayang
menyimpulkan senyum bulan:
Dia Maha Sayang
Subscribe to:
Posts (Atom)