Friday, November 20, 2009

Free Palestine



Sebentar lagi 'Idul "Adha, dan sebuah tanya menggelitikku..
Mereka telah berkorban darah dan air mata,
hingga tak lagi tersisa ruang untuk kesedihan: hanya keikhlasan yang jadi guru dunia
Lalu kita korbankan apa..?


==1 Man 1 Dinar for Palestin!==

*thanks to Artstruck for the pic

Friday, November 13, 2009

Just Like That..

Sudah lama tak membuka-buka multiplai saya, dan tak sengaja terantuk tulisan lama ini.
Miris.
Rindu.
Haha..

Re-sensi: Veronica Decides to Die ~ Paulo Coelho

Hm, senada dengan buku PC sebelumnya, satu hal sederhana yang paling menohok:

mungkin kita baru bisa menghargai hidup, jika kita mengenal benar-benar arti kematian!


Thursday, November 05, 2009

Oke, Oke.. Saya Memang Narsiiis..

The truth is, kebiasaan saya dalam menamai atau menandatangani buku/file saya adalah dengan ikonik semacam yang di bawah ini, trus di bawahnya dikasih nomor hape (*pastinya nggak pake barkod*). Ya, agak kekanakan sih (*but who cares?*) apalagi kalo dihubungkan dengan analisis psikologi.. Well, saya hanya berharap tidak akan pernah tanda tangan dengan versi ini di dokumen resmi saya. Hmm..



Tuesday, November 03, 2009

Yep.. I am Proud to be..

This one is cool, rite?
Of course, it's not mine.. haha..
thanks to ademmm for sharing this pic :) luv it

RahasiaNya; re-sensi buku kilat

Aduh, saya sedih nih.. hehe, tapi karena The Secret bilang, kita harus 'berpikir untuk' maka 'menjadi' maka, hmm.. meskipun bulan lalu flasdisk 'big' saya gugur, dan sekarang my very very precious 'small' kena virus juga (*ada folder Recycle yang nggak keliatan dan ngga mempan pake AV, duh.. argh.. Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun*), saya sedang bahagia.. hehe.. maka saya bahagia karena insyaAlloh diganti olehNYA dengan yang lebih baik.. (*apa ya? ngarep..*)

yo,

The Secret
Buku ini saya baca setelah membaca Mestakung (*wow, akhirnya ada kesempatan baca nih buku.. Great book..*) jadi saling dukung gitu deh..
Bab-bab awal sih oke dan mencerahkan, tapi pas udah bab-bab akhir buku ini harus diwaspadai (*untuk muslim*) karena ajarannya mulai nyleneh ala wihdatul wujud..
Asal kritis, dis is a good book :)

saya rekomendasikan buku ini untuk Yenchan,
ada bagian yang very special for us :)
eh, mumpung ada bukunya lho di rumah eh di kosan cebong.. kapan ke cebong...?

Thursday, October 29, 2009

Apakah Multiple Personality?

Hari ini adalah hari Kamis, dan besok adalah Jum'at, Jum'at yang tidak saya ketahui apa-apanya. Tapi ketika saya pikirkan lagi, ternyata sekarang sudah hari Jum'at. Jum'at yang sempurna, menurut bulan di luar sana (*jika ada..*). [Ada apakah dengan hari-hari, Bong? Apakah kamu hanya sedang melow saja? Jika nama boleh tanpa arti, apakah hari juga demikian, itukah yang engkau pikirkan...? Apakah bedanya Jum'at yang engkau tunggu-tunggu dan Senin yang membuatmu merasa menuju kegilaan (*aargghh*) ...?]


I don't wanna do this anymore.. [Begitu selalu kau bilang.. Tapi lihatlah..]


Lalu hari ini, hari Jum'at ini. [Apa artinya hari Jum'at ini?]


Hmm,.. [Keputusan.. Pilihan.. This is all about! Jadi...?]
Bukan milik kita. [Sudah jelas! Lalu kenapa...?]
Satu detik ke depan pun bukan milik kita. [Apalagi?]
Pilihan-pilihan itu, keputusan-keputusan itu, pun bukan milik kita.. [Sadly, yes..]
Maka Jum'at ini, aku berdoa,
semoga DIA memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihku, memilihkuuuu... aamiiin..!
Ya, semoga dia dengan huruf kapital memilihku. [Untuk apa?]
Ah.. dirimu kan sudah tau Master, untuk apa? [Ehemm.. ]

Cebong. [Dan mastermu].



Sunday, October 25, 2009

Kalah Cepat

Sebenarnya saya pengen nulis yang ini, namun tampaknya saya kalah cepat dari resi blogging satu ini, hehe.. Yow..

Selain yang itu, ada juga tulisan yang intinya: kalian putra putri terbaik bangsa, disubsidi untuk jadi intelek, bukan untuk menyontek!

^^ better than last year lah..

Saturday, October 24, 2009

Happy Maternity



yeauh..
happy maternity, untuk teman-temanku yang akan segera (*atau malah sudah*) menjadi ibu beberapa waktu lagi..

Helda, Helni, Nana, Arin, Ani, Muthie, Sisu, Ira, dll..

semoga menjadi anak yang shalih dan shalihat.. Be a great mother!

== dioprek dengan CorelDraw X4; hehe.. lagi tergila-gila dengan vektor!==

Monday, October 19, 2009

Re~sensi: Perjalanan Bulan ini

The Traveler's Tale

Aditya Mulya, dkk.

Kisahnya membetot semua perhatian; diukir dengan latar menawan dan keunikan tokoh-tokohnya. Diksi dan anekdotnya segar. Sudah bisa ditebak, tapi tetap membuat penasaran. Ringan, energik, namun dangkal. Begitulah, racikan yang lezat namun tidak membuatmu lebih gemuk. Adakah penokohan yang saya suka di sini? tidak. Nice book, though.


The Journal of A Muslim Traveler

Heru Susetyo

Membaca buku ini, adalah membaca buku sejarah. Ditingkahi banyak kesalahan dan minimnya deskripsi keindahan yang biasanya dijanjikan oleh sebuah buku perjalanan, buku ini tetap bisa dibaca saat kita merindukan kabar saudara-saudara kita di negeri lain. Dan yang lebih utama: mengingatkan diri kita kembali; apa tujuan perjalanan kita. Salut untuk Heru Susetyo yang konsisten dengan pemaknaan perjalanannya. Perjalanan yang bukan sekedar untuk ada atau mengadakan perjalanan. Tapi perjalanan untuk yang transenden dan penyelaman hakikat manusia: dengan bicara dan berkaca pada manusia-manusia lain, berusaha memahami siapa, mengapa, dan bagaimana. Tak akan lengkap pemahaman saya mengenai traveling, sampai saya membaca pengantar buku ini yang menghantarkan saya pada sebuah simpulan: saya pun adalah seorang pejalan.

Keliling Eropa dengan 2000 dollar

lupa eh lupa.. pokoknya ada lah.. ntar disusulin

The Witch of Portobello

Paulo Coelho

Sebuah perjalanan, pencarian spiritualitas. Dan endingnya adalah kejutan.

Bagi saya yang lebih menyukai suspense, misteri, sci-fi, atau sejarah, buku yang ‘mendalam’ ini pada beberapa bagian membuat saya lelah: saya harus membaca buku ini, karena saya harus dan saya bilang begitu! (*mengenai buku Coelho Sang Alkemis, dulu saat orang berbondong-bondong baca, saya langsung menyerah tanpa membuka-buka, seolah tak ada chemistry sama sekali.. entahlah, mungkin lain kali ada kesempatan baca*). Memang bukan jenis buku yang membuat saya terpaku dan tak bisa berkedip (*haha, awas kelilipan*), tapi bukannya membosankan. Bayangkan sebuah ziarah panjaaang ke rumah nenek kita di desa (*haha, basi..*) di mana perjalanannya relatif monoton tapi kita tahu nanti di tempat tujuan kita akan mendapat banyak hadiah: pertemuan dan penemuan berharga, keramahan dan pencerahan, yang mungkin justru akan membawa kita pada titik awal, tempat kita berangkat. Samakah kita di titik awal sekarang dengan titik awal kita berangkat? Kita sendiri yang memaknai.

Mengenai isi, sepertinya nama Coelho sudah menjadi jaminan. Apalagi tentang teknik penceritaan. Sudut pandang penceritaan yang unik, dimana sang tokoh utama tak pernah sekalipun menampakkan diri ataupun suaranya, semua berdasarkan sudut pandang orang ke tiga, memberi kita lempeng-lempeng mozaik yang akan terangkai menjadi sebuah gambar paripurna.



Fatimah Az-Zahra

Dr. Ali Syariati

Perjalanan mengenal sang kekasih Rasul.

Agak susah diterima oleh pemahaman saya yang telah dikemas dengan sudut pandang suni: wanita perkasa yang selama ini begitu tangguh dan ‘perfect’ dilemahkan sebagaimana rupa.. mungkinkah orang yang oleh penulis sendiri dikatakan sejak kecil ditempa dengan pendidikan nabawi dan asahan ruhani bisa dengan gampangnya menjadi wanita yang luncur larut dalam dendam kesumat; hanya karena harta dan tahta.. Oo alangkah dangkalnya.. Apa yang ditulis dan dikatakan dalam buku ini demikian berjarak: logika dan paparan yang ditulis di awal dilemahkan oleh subjektivitas penulis yang kelewat batas. Adalah hal yang lumrah sebuah karya apapun mendapat limpahan sisi eksternal penulis, namun mencampur adukkan biografi seseorang dengan ‘karangan’ penulis adalah sebuah dosa paling fatal yang bisa dilakukan oleh seorang cendekiawan yang pada halaman awal menjanjikan akan mengenalkan kita pada Fathimah yang sebenar-benar. Tanpa rujukan dan perbandingan pendapat orang lain, buku ini adalah potongan yang berat sebelah, sebuah sudut yang dibidik oleh mata Syiah. Entahlah. Wallahu’alam bishshawaab.



Life of Pi

Yann Martel

Seandainya aku menjadi Okamoto, aku pun akan mengatakan hal yang sama: aku lebih suka yang ada binatang-binatangnya!

Sebuah perjalanan seorang anak India yang etrombang-ambing di tengah Samudra Pasifik selama lebih dari tujuh bulan. Ironis, menghentak-hentak kesadaran dan mendobrak nilai-nilai yang selama ini kita kenal sebagai rasa kemanusiaan, demi sebuah kata: hidup!



Arok Dedes

Pramoedya Ananta Toer

Seri pertama dari tetralogi Tumapel. Sebuah insight baru, memahami perjalanan Arok-Dedes dan jatuh-bangunnya Tumapel dari sudut pandang sosio-politis; disucihamakan dari unsur dongeng dan kutukan. Worth reading. Sayang, seri dua belum ditemukan naskahnya (hanya sebagian yang bisa diselamatkan). Tak sabar ingin menuntaskan dan meluruskan 'sejarah' di kepala saya.

Membunuh Orang Gila

Sapardi Djoko Damono


Yah, sastra :) hm, kumpulan cerpen yang ditulis oleh sang resi puisi ini memang kalah greget (*menurut saya lah*). Tapi dua cerpennya (yang salah satunya bercerita tentang rumah) mampu membuat semuanya worthed. Mungkinkah ini perjalanan SDD untuk merambah dunia cerpen? Atau saya saja yang kurang tahu buku kumpulan cerpennya yang lain...? hmm..





Desain Graffiti dengan Coreldraw X3

Slamet Hariyadi


Pastinya ini perjalanan untuk belajar menjadi desainer yang oke. Ilustrasi yang ditampilkan cukup membantu (*karena step by step*). Yup, buku ini menggugah saya menyelesaikan yang ini, tapi gagal membuat saya jago bikin graffiti.. haha.. may be next time...