Tuesday, November 04, 2008

pada anak hujan

Hampir-hampir aku bilang:

Biar aku wakilkan mu menangis..

Menangis bukan kebiasaanmu kan?

ah, toh menangis juga bukan dosa..

it just..

If you want to turn back time,

It’s not always because what u’ve done is bad..

Or u regret..

May be you just want to make it even better

Desu ne?

Sunday, November 02, 2008

Erich Seagal: Love Story

Udah berkali-kali nyari novel ini tapi dapatnya malah sequelnya.. Taunya, ujug-ujug satu hari dapet pelemnya dari rilekz.. :D yuhu,, meskipun pelem produksi 1973 (*jadul dul dul dul..*!)

Hmm, mungkin lebih seru novelnya kali ya? Yang jelas saya cukup mengerti kenapa akhwat satu itu sampai berlumuran air mata (*gosipnya!*) saat pertama kali membaca novelnya. Nggak ada resensi untuk film ini, hmm,, apa ya? pokoknya gitu deh.. khas romansa barat ya gitu deh.. (*lo tu mo ngomong apa sih Bong...?*) Ya gitu deh,,, heuheu... secara sinematografi nih pelem mungkin di masanya bagus kali ya.. pokoknya aura-aura kejadulannya itu membuat egh,, apa sih? ya gitu deh.. pokoknya ya gitu deh, heuheu...

Lian Hearn, Kisah Klan Otori: Across the Nightingale Floor

Ini buku yang sudah lama gentayangan di depan saya setiap kali ke penyewaan ataupun toko buku. Tapi entah mengapa, takdir baru mempertemukan kami sekarang ;p

Dangkal, begitu kata teman sang perekomendasi. Tapi kepalang dibuat penasaran akan nasib tokoh-tokohnya, saya tetap berniat akan memburu lanjutannya. Trilogi fiksi yang bersetting Jepang di masa feodal ini mejadikan pertikaian berdarah antar klan sebagai benang merah. Rumit dan kaya deskripsi yang ‘Jepang banget’, cukup mengejutkan mengingat buku ini lahir dari tangan seorang Inggris yang menetap di Australia. Simak uraiannya berikut ini:

...Rumah mulai melantunkan lagunya di malam hari: bunyi piring yang dicuci, anjing diberi makan, beberapa orang penjaga yang sedang duduk mengawasi. Aku mendengar langkah pelayan ketika membentangkan alas tidur, bunyi sempoa dari ruang depan saat si pemilik rumah menghitung penghasilannya hari ini. Alunan malam mulai berkurang dan nadanya menjadi teratur: tarikan nafas orang yang sedang tidur, umumnya dengkuran, dan kadang desahan. Suara-suara orang dalam kesehariannya sangat menyentuh jiwaku. Aku memikirkan keinginan ayahku untuk hidup seperti orang biasa. Menangiskah dia saat aku lahir?

Begitulah dunia di telinga Takeo, si anak ajaib keturunan Kikuta yang memiki kemampuan pendengaran yang sangat tajam, mampu berada di dua tempat sekaligus, dan mampu menghilang. (*Hmm, mengingatkan saya pada salah satu tokoh di pelem Shinobi.. Ini pelem bagus lho :D masih setema dengan buku ini..*). Konflik terus bergulir di sekitar Takeo yang menjadi sentral tarikan kepentingan: pertalian darah dengan Kikuta yang memaksanya menjadi bagian dari Tribe pembunuh, hutang budinya pada Shigeru yang mengharuskannya menjadi pewaris Klan Otori, dan inti jiwanya yang tumbuh di bawah asuhan ibunya yang ‘bersih’ menurut kepercayaan Hidden yang melarang segala bentuk kejahatan dan pembunuhan. Penasaran?

John Connolly, The Book of Lost Things

Berseberangan dengan Peter Pan yang menjadi dongeng fantasi anak-anak, tBoLT adalah dongeng untuk orang dewasa, atau yang akan menjadi dewasa. Connolly bilang: sebab dalam diri setiap orang dewasa masih tersimpan jiwa kanak-kanaknya, dan dalam diri setiap anak bersemayam jiwa yang kelak akan menjadi dewasa. Persis di lembar terakhir buku ini, dilukiskan:

Dan David melihat pantulan dirinya di dalam mata si Tukang Kayu, dan di sana dia bukan lagi lelaki tua, melainkan anak kecil, sebab seorang lelaki selalu merasa sebagai anak kecil di hadapan ayahnya, betapapun tuanya dia, betapa lama pun mereka telah berpisah.

Buku ini mengajarkan banyak hal, kebanyakan lewat kontemplasi-kontemplasinya yang ironis, menyindir tanpa memvonis. Manungsa tan kena kinira, begitu tetua orang Jawa bilang. Manusia itu tidak bisa diduga. Dalam buku ini, Connolly menggambarkan sifat-sifat manusia melalui perlambang tokoh-tokoh, dengan memutarbalikkan semua dongeng konvensional yang sudah kita percayai. Pada awalnya, cerita bergelayut seperti meniti titian di atas sungai: perlahan dan hati-hati. Sampai-sampai saya bertanya-tanya: buku ini apa bagusnya? Tapi begitu masuk ke ‘menu utama’, barulah saya mengerti mengapa teman saya sang perekomendasi tidak mampu menaruh buku ini sebelum tamat. Dua tahun lalu buku genre ini akan langsung saya singkirkan dari prioritas bacaan saya. Tapi sekarang, sejak HP-nya JKR, saya tak gentar lagi membaca buku-buku serupa.

Mau?


Postingan tentang buku favorit saya ini diikutsertakan dalam The Hunger Games Giveaway yang diadakan oleh Elfrida ChaniaTautan



Friday, October 31, 2008

cuma ingin menulis, saja..

Ya Alloh, aku kangen padaMU..
Pada manisnya iman yang Engkau sebar..
Juga kesepian yang hingar..
Kapan tangis itu akan membebaskanku..?
aku menunggu..

aku pisahkan "aku" dengan "MU"
tapi sungguh pun demikian,
Engkau tahu,
besar kecil huruf bukan jembatan bukan penghalang..
ah, pembebasan sebenar, kapan kah itu
Engkau tahu...?
ah, buat apa aku tulis ini..
kata temanku: "tulis saja.. Tulis saja terus sms pada Tuhan.. sudah gila.."
ah, buat apa aku tulis ini..
padahal Engkau lebih tahu tentang halku
dari diriku sendiri
tapi aku hanya ingin Engkau tahu..
dalam pengkhianatan-pengkhianatanku,
aku merinduMU...


=)
AlhamduliLLAH Engkau izinkan aku menulis ini
moga rinai malam nanti merinaikan jua padang yang itu..

Saturday, October 25, 2008

Sang Pawang dan Si Ganteng


:D
bukannya saia kehabisan bahan postingan..
tapi saia iri aja pas adek saia memejeng gambar si ganteng ini di frensternya, heuheuheu..
lagian saia juga belum sembuh ni dari demam males nulis


yo, ini dia sepupu anehku yang mau 'tunduk'nya cuman sama Mai Fader ;p
kalo dia pundung dan mulai berlaku aneh, cuman beliau yang bisa menenangkannya.
hmm, bakat unik sebagai pawang anak tersebut memang sudah melekat pada Mai Fader sejak mudanya..
I wish menurun juga ke aku, tapi.. unn, kayaknya ngga deee.. hehe..


jadi pengen pulang... Y-Y


PS. Megu, lucu kan lucu kan lucu kan?
si ganteng ini matanya sipit kayak ibunya bangedd, yehehehe..

Wednesday, October 22, 2008

inpo na

ada pekan fisika di itb
cuman bantu nge-link doank ;p

Semangat itu dari Sang Insan Mulia ;p

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menceritakan: “Setan mengikat pada tengkuk setiap orang diantara kalian dengan tiga ikatan (simpul) ketika kalian akan tidur. Setiap simpulnya ditiupkanlah bisikannya (kepada orang yang tidur itu): “Bagimu malam yang panjang, tidurlah dengan nyenyak.” Maka apabila (ternyata) ia bangun dan menyebut nama Allah Ta’ala (berdoa), maka terurailah (terlepas) satu simpul. Kemudian apabila ia berwudhu, terurailah satu simpul lagi. Dan kemudian apabila ia sholat, terurailah simpul yang terakhir. Maka ia berpagi hari dalam keadaan segar dan bersih jiwanya. Jika tidak (yakni tidak bangun sholat dan ibadah di malam hari), maka ia berpagi hari dalam keadaan kotor jiwanya dan malas (beramal shalih).” (Muttafaqun ‘alaih)



bismiLLAH..
maka azzamkan dirimu, MI, menjadi jiwa baru yang kukuh..
teguh dalam teduh barisanNya..

pekan, eh coret, bulan bungkus kado

sejak pertengahan bulan ini aja setidaknya saya membungkus lebih dari tujuh kado
ya gitu deh,, emang nggak semuanya kado dari saya (*apalagi untuk saya, lebih nggak mungkin lagi.. <- mulai dodol*) heuheu..
kado apa sih? macem-macem.. tapi banyakan si buat nikahan lah..
yang jelas saya jadi bisa memuaskan hasrat saya bermaen-maen dengan kertas kado, heuyeuh..
yup, saya masih terobsesi dengan metode bungkus kado yang simple, gampang dibuka, dan bungkusnya bisa di re-use! estetikanya ngga boleh ketinggalan juga dong.. tapi dasar kecebon9 ini suka aneh, jadinya nggak selalu sesuai dengan angan-angan ;p
karena saya nggak bawa file buktinya, jadi ni tulisan sampe sini aja :D (*ntar disangka HOAX tingkat tinggi lagi..*)

yow, hmm, kapan-kapan akan aku bungkusin kado buatmu, Pet.. tenang aja..
isinya dadar kayak yg disukai pet nya Hattori ;p